Airmadidi, republikindo.com– Bertempat di Kampus Universitas Klabat, Airmadidi, Minahasa Utara, Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh (GMAHK) di Indonesia menggelar Konferensi Nasional (Konfernas) VII, tahun 2026 hari resmi dibuka, Senin (20/06/2026)
Adapun Konfernas ini Adalah Konferensi pertama sejak pemekaran wilayah pelayanan. Sampai tahun 2025 organisasi GMAHK di Indonesia terdiri dari dua wilayah pelayanan Uni (sinode Nasional), yaitu Uni Indonesia Kawasan Barat (UIKB) berkantor pusat di Jakarta dan Uni Konferens Indonesia Kawasan Timur (UKIKT) berkantor pusat di Manado. Sejak tahun 2026, GMAHK di Indonesia dimekarkan menjadi tiga Uni, yaitu dengan hadirnya Uni Indonesia Kawasan Tengah yang berkantor pusat di Jakarta, sedangkan UIKB berpindah kantor pusat di Pangkal Pinang. Pemekaran wilayah pelayanan ini ditetapkan dalam rapat GMAHK se dunia di Amerika Serikat pada tahun 2025.
Ketua Umum Panitia Konferenas, Felly Runtuwene, yang juga Adalah Ketua Komisi IX DPR RI, mengungkapkan bahwa Konfernas ini merupakan wadah untuk melakukan evaluasi pelayanan, merumuskan Langkah-langkah strategis, memperkuat koordinasi, dan menyatukan visi dalam mengemban amanat Agung yang dipercayakan TUHAN kepada gereja.
Sementara itu, dalam sambutannya Ketua Pengurus Pusat GMAHK di Indonesia, sekaligus Ketua GMAHK UKIKT, Pdt. Ronald Rantung, dalam sambutannya menyampaikan bahwa konfernas juga menjadi momentum untuk menyatukan visi misi dan rencana strategis gereja sekaligus menyempurnakan AD/ART GMAHK di Indonesia sesuai dengan peraturan perundang-undangan di Indonesia.
Adapun Konfernas VII GMAHK di Indonesia dibuka oleh Menteri Agama RI yang diwakili oleh Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen, Jeane Marie Tulung. Dalam sambutan Menteri Agama, mengingatkan bahwa agama hadir untuk memuliakan manusia dan bukan sumber pertentangan melainkan sumber kasih sayang. Agama juga bukan tembok yang memisahkan tetapi jembatan yang mempertemukan. Kemenag juga mengapresiasi pelayanan GMAHK di Indonesia yang ditunjukkan melalui pelayanan Kesehatan, Pendidikan, pelayanan sosial dan tanggap bencana, serta pelayanan kemanusiaan sebagai perwujudan iman.
Pembukaan Konfernas ini ditandai dengan pemukulan tetengkoren oleh Dirjen Bimas Kristen Kemenag RI, Jeane Marie Tulung.
Acara pembukaan Konfernas ini dihadiri oleh Wakil Gubernur Sulut, Victor Mailangkay, Bupati Minahasa Utara, Joune Ganda, juga dihadiri oleh Pdt. S. J. Bindosano, selaku Sekretaris Eksekutif GMAHK Divisi Asia Pasifik Selatan, dan juga Pdt. S. Salainti, Wakil Ketua GMAHK Divisi Asia Pasifik Selatan.
Konfernas yang berlangsung dari 19-20 Juli 2026 ini diikuti oleh Pimpinan dan utusan dari masing-masing Uni yang ada di Indonesia dengan total peserta kurang lebih 300 orang. JIKL. (red)
